Viral Dugaan Pelecehan di Stasiun Kebayoran, Sembunyi Bawah Peron
Viral dugaan pelecehan seksual di Stasiun Kebayoran. Pelaku sembunyi di bawah peron. (Unsplash.com/
Raditya Putra Mahardika)
Jakarta, Hasanah.id- Kasus dugaan pelecehan seksual di Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan viral di media sosial. Terduga pelaku disebut bersembunyi di bawah peron.
Korban yang mengunggah kejadian itu melalui akun @andinewst di Threads bercerita tentang peristiwa terjadi sekitar pukul 18.58 WIB saat berada di KRL rute Rangkasbitung-Tanah Abang.
Kronologi dugaan pelecehan bermula ketika korban berada di gerbong perempuan dan berdiri di dekat pintu untuk memudahkan turun di stasiun tujuan.
“Hari ini, Sabtu 2 Mei sekitar pukul 18.58 saya mengalami pelecehan seksual di Stasiun KRL Kebayoran,” tulis akun @andinewst.
Ia kemudian menceritakan kronologi dugaan pelecehan seksual. Bermula ketikan naik KRL menuju Stasiun Tanah Abang.
“Saya naik KRL Rangkasbitung dari Jurang Mangu menuju Tanah Abang di gerbong perempuan,” tulis akun @andinewst.
“Aku berdiri di dekat pintu supaya mudah turun dan merasa lebih aman,” tambahnya.
Terkejut Melihat Ada Kaki di Bawah Peron
Pemilik akun tersebut terkejut ketika berhenti di Stasiun Kebayoran melihat ada kaki di bawah peron kereta.
” Saat kereta berhenti di Stasiun Kebayoran, saya sedang melihat hp. tiba” saya melihat kaki bersandal hitam di bawah peron, tepat di sela antara kereta dan peron
Diceritakan pula bahwa pada awalnya korban sempat kebingungan, namun dalam beberapa detik kemudian disadari adanya seorang laki-laki yang diduga bersembunyi di bawah peron.
Diduga pelaku sembunyi sambil mengarahkan ponsel dan diduga mengintip ke arah bawah rok korban.
Dugaan pelecehan tersebut disebut terjadi saat kereta berhenti di Stasiun Kebayoran.
Penumpang lain kemudian ikut bereaksi dengan meneriaki pelaku yang berada di bawah peron hingga membuatnya menjauh.
“Saya sempat merekam sebagai bukti dan dari video itu terlihat jelas ada badan dan tangan seorang laki-laki di bawah peron,” tulis pemilik akun @andinewst.
Pemilik akun ingin melapor dugaan adanya pelecehan seksual dengan modus mengintip di bawah peron, namun ia tidak dapat langsung turun.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.