Heboh! Dugaan KDRT Wali Kota Kendari Viral, Pemkot Akhirnya Buka Suara
3 mins read

Heboh! Dugaan KDRT Wali Kota Kendari Viral, Pemkot Akhirnya Buka Suara

Heboh! Dugaan KDRT Wali Kota Kendari Viral, Pemkot Akhirnya Buka Suara (istimewa)

Kendari, Hasanah.id- Isu dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyeret nama Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial.

Kasus yang melibatkan Wali Kota Kendari tersebut dikabarkan berkaitan dengan laporan yang masuk ke Subdit PPA Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Maret 2026.

Pemkot Kendari kemudian memberikan klarifikasi bahwa persoalan yang mencuat ke publik terkait Siska Karina Imran merupakan urusan pribadi dan telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Laporan Dugaan KDRT Wali Kota Kendari

Kuasa hukum pelapor, Bosman, membenarkan adanya laporan dugaan KDRT Wali Kota Kendari yang sempat diproses oleh pihak kepolisian. Ia menyebutkan bahwa proses hukum awalnya sempat berjalan di Polda Sulawesi Tenggara.

Namun, Bosman tidak menjelaskan secara rinci bentuk kekerasan yang diduga terjadi dalam laporan tersebut. Ia juga membantah kabar yang menyebut adanya penggerebekan di salah satu hotel yang sempat ramai beredar di media sosial.

“Kalau (isu penggerebekan) itu hoaks. Ini kan urusan rumah tangga, sejak awal kami memang mengedepankan untuk berupaya menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan,” ujar Bosman, dikutip Selasa (2/6/2026).

Pemkot Kendari Anggap Masalah Sudah Selesai

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto, menegaskan bahwa persoalan yang menyeret Wali Kota Kendari Siska Karina Imran tersebut merupakan ranah pribadi yang tidak berkaitan dengan urusan pemerintahan.

Ia meminta publik tidak memperbesar isu yang sudah terjadi di ranah personal tersebut.

“Kami tegaskan persoalan ini adalah privasi pribadi pimpinan. Pemerintah Kota Kendari sama sekali tidak bisa mengintervensi urusan rumah tangga atau personal seseorang, termasuk dalam hal ini wali kota,” jelasnya.

Sahuriyanto juga menyampaikan bahwa permasalahan yang menimpa Siska Karina Imran telah diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak lagi menjadi persoalan yang perlu diperdebatkan.

“Sudah diselesaikan secara kekeluargaan dengan sangat baik. Jadi tidak ada lagi yang perlu dipermasalahkan atau digoreng menjadi bola liar di luar sana. Roda pemerintahan tetap berjalan normal, wali kota tetap fokus bekerja untuk masyarakat,” tambahnya.

Ikuti Kami Di:

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch